Buka puasa di tempat yang tak biasa selalu menghadirkan pengalaman berbeda. Salah satu yang menarik perhatian adalah Terasultan Istiqlal, restoran Timur Tengah yang berdiri di pelataran Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.
Menggabungkan suasana religi dengan sajian autentik penuh rempah, tempat ini menawarkan pengalaman bersantap yang tidak sekadar mengenyangkan, tetapi juga berkesan. Lokasinya yang berada di jantung ibu kota membuatnya mudah dijangkau, sekaligus terasa istimewa.
Bagi pencinta kuliner Timur Tengah, restoran ini bisa menjadi destinasi yang layak masuk daftar kunjungan.
Lokasi Strategis di Kawasan Ikonik
Berada di area Gerbang Al Ghaffar (Gate 2) Masjid Istiqlal, restoran ini resmi dibuka pada 2024. Kehadirannya menambah warna baru di kawasan masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Terasultan Istiqlal Kolaborasi dengan Pihak Masjid
Restoran ini dimiliki oleh pengusaha Muhammad Fitno dan berkolaborasi langsung dengan pengelola Masjid Istiqlal. Peresmiannya bahkan turut dihadiri Menteri Agama RI saat itu, menandakan dukungan terhadap konsep kuliner yang berpadu dengan kawasan ibadah.
Lokasinya yang hanya beberapa langkah dari masjid menjadi nilai tambah. Setelah berbuka, pengunjung bisa langsung menunaikan salat tarawih tanpa harus berpindah tempat jauh.
Konsep Arab Modern yang Nyaman
Begitu memasuki area makan, nuansa Timur Tengah langsung terasa. Dekorasi bernuansa hangat dengan elemen khas Arab modern membuat suasana semakin nyaman.
Area Rooftop untuk Bersantai
Selain ruang utama yang luas, lantai dua menghadirkan konsep rooftop. Area ini cocok untuk bersantai sambil menikmati minuman hangat selepas berbuka.
Saat Ramadan, pengunjung juga mendapatkan takjil gratis berupa kurma. Sentuhan sederhana ini semakin memperkuat atmosfer khas bulan suci.
Dengan suasana yang tenang dan lokasi yang ikonik, Terasultan Istiqlal terasa pas untuk buka puasa bersama keluarga maupun sahabat.
Menu Andalan: Kofta yang Menggoda
Salah satu hidangan yang layak dicoba adalah kofta, atau dalam daftar menu tertulis sebagai Kuftah. Menu ini menjadi favorit banyak pengunjung.
Cita Rasa Rempah yang Seimbang
Kofta ayam dibanderol Rp 73.000 per porsi. Olahan daging cincang ini diracik dengan peterseli, bawang putih, bawang bombay, serta campuran rempah khas Timur Tengah.
Dalam satu porsi, tersaji dua gilingan daging, roti pita, kentang goreng, dan salad segar. Tekstur dagingnya empuk dengan rasa bawang yang cukup dominan.
Roti pita yang lembut dan gurih menjadi pelengkap sempurna. Saladnya segar dengan campuran selada, tomat, paprika, dan bawang bombay mentah. Kentang gorengnya pun renyah dan asin gurih, cocok sebagai sumber karbohidrat pengganti nasi.
Nasi Kebuli dan Sentuhan Nusantara
Tak lengkap rasanya berkunjung ke restoran Timur Tengah tanpa mencicipi nasi kebuli. Menu Kebuli Ayam di sini dibanderol Rp 65.000 per porsi.
Rempah Lembut yang Bersahabat
Nasi menggunakan beras basmati dengan aroma kapulaga yang tidak terlalu tajam. Cita rasanya cenderung ringan dan cocok di lidah masyarakat Indonesia.
Ayam panggangnya empuk dengan sentuhan smokey tipis. Tambahan kacang mede memberikan tekstur unik pada setiap suapan.
Menariknya, restoran ini juga menawarkan menu Nusantara seperti Nasi Rendang Sultan seharga Rp 70.000. Porsinya cukup besar dengan rendang yang empuk, berempah, dan dominan gurih manis.
Kehadiran menu lokal ini menjadi alternatif bagi pengunjung yang ingin variasi rasa.
Oum Ali dan Teh Adeni sebagai Penutup
Untuk hidangan penutup, Oum Ali seharga Rp 45.000 menjadi pilihan menarik. Dessert khas Mesir ini berupa puding roti creamy dengan campuran susu, krim, kacang-kacangan, dan kismis.
Hangatnya Rempah dalam Secangkir Teh
Teksturnya lembut dengan rasa manis milky dan sentuhan kayu manis yang hangat. Cocok dinikmati setelah hidangan utama.
Tak kalah menarik, Teh Adeni seharga Rp 65.000 disajikan dalam teko dengan empat cangkir kecil. Perpaduan teh, susu, dan rempah seperti kapulaga, cengkeh, kayu manis, serta jahe menghasilkan sensasi hangat yang menenangkan.
Tanpa tambahan gula pun, rasanya sudah seimbang.
Mengunjungi Terasultan Istiqlal bukan hanya soal menikmati makanan Timur Tengah, tetapi juga merasakan pengalaman berbuka di kawasan religius yang sarat makna.
Dengan menu beragam, suasana nyaman, dan lokasi strategis, restoran ini menawarkan kombinasi yang jarang ditemui di tempat lain. Bagi Anda yang ingin mencoba sensasi berbeda saat Ramadan atau sekadar menikmati kuliner khas Arab di Jakarta, tempat ini patut dipertimbangkan.
Baca Juga Artikel:
Harga PS5 Maret 2026 Terbaru di Indonesia