NCT WISH akhirnya menyapa langsung penggemarnya di Indonesia lewat acara fansign perdana di Jakarta. Dari sapaan manis Sion hingga keinginan Sakuya mencoba roti buaya, inilah momen hangat dan lucu yang terjadi sebelum konser pertama mereka di Jakarta. Sakuya, anggota termuda NCT WISH, dikenal dengan kesukaannya terhadap roti. Ia bahkan memiliki julukan Sakupang yang merupakan gabungan dari kata Sakuya dan pang (roti dalam bahasa Korea).
Tak hanya sekadar menyapa, para member juga membagikan keinginan-keinginan mereka selama berada di Indonesia. Mulai dari mencicipi makanan khas hingga liburan ke destinasi eksotis, kehadiran mereka terasa begitu dekat dan bersahabat. Para penggemar pun membalas dengan sorakan, tawa, dan tepuk tangan meriah sepanjang acara.
Saat berada di Indonesia, Sakuya disarankan untuk mencoba roti khas Indonesia, khususnya Betawi, yakni roti buaya. Roti berbentuk buaya tersebut umum dijumpai dalam upacara pernikahan adat Betawi yang melambangkan simbol kesetiaan dan cinta abadi.
Namun, Sakuya tidak bilang sudah mencicipi roti itu atau tidak. Dia mengungkapkan camilan lain yang disukainya saat menggelar konser bertajuk Log In Jakarta di Tennis Indoor Jakarta, Sabtu (31/5). Topik makanan menjadi salah satu highlight waktu itu. Yushi mengaku sangat penasaran ingin mencoba sate. “Aku dengar sate di sini enak banget,” ujarnya sambil melirik ke arah fans. Riku pun mengaku ingin mencoba dua menu legendaris: nasi goreng dan mi goreng. “Banyak yang bilang rasanya beda dari tempat lain,” katanya.
Namun, momen paling mencuri perhatian datang dari Sakuya. Maknae itu berkata, “Aku ingin coba roti buaya.” Ucapannya membuat seluruh ruangan tertawa sekaligus terkejut. Roti buaya memang bukan makanan umum, tapi makanan tradisional khas Betawi yang biasanya dihidangkan saat pernikahan.
Ekspresi penasaran Sakuya menunjukkan bahwa mereka benar-benar mencari tahu tentang budaya Indonesia sebelum datang. Reaksi penggemar pun sangat positif. Mereka langsung menyebutkan tempat-tempat untuk mencicipi makanan tersebut melalui poster dan teriakan.