Pasar Jatinegara sejak lama dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas tersibuk di Jakarta Timur. Namun di balik riuhnya transaksi dan padatnya kios, terdapat jejak panjang kuliner Pasar Jatinegara yang bertahan lintas generasi. Banyak di antaranya sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu dan terus menjadi buruan para pecinta kuliner yang mencari cita rasa autentik khas Jakarta.
Salah satu daya tariknya adalah lokasi-lokasi yang tersembunyi di gang sempit, lorong pasar, atau kios lama yang tampil apa adanya. Meski sederhana, rasa yang disajikan justru meninggalkan kesan mendalam. Kelima rekomendasi berikut menjadi bukti bahwa warisan kuliner tidak harus mewah, tetapi lahir dari konsistensi rasa dan tradisi keluarga.
Bakmi Ayam Jackie – Favorit Sejak 1994
Cita Rasa Oriental di Tengah Hiruk-Pikuk Pasar
Berada di antara deretan kios alat tulis dan pakaian, Bakmi Ayam Jackie sudah beroperasi sejak 1994 dan menjadi salah satu kuliner wajib ketika menyusuri Pasar Jatinegara. Tempatnya kecil dan tidak mencolok, tetapi pengunjung rela antre demi seporsi bakmi ayam lezat dengan mie lebar bergaya oriental.
Kuah kaldunya gurih, minyak ayamnya wangi, dan mienya kenyal tanpa mudah lembek. Porsinya pun cukup besar sehingga cocok untuk pengunjung yang singgah saat jam makan siang.
Pilihan menu lain meliputi:
- Bakmi Pangsit
- Bakmi Sui Kiau
- Kwetiaw Ayam
- Bihun Ayam
- Bakmi Bakso
Harga mulai Rp 25.000, halal, dan selalu ramai dari pagi hingga sore.
Combro Bu Aminah – Jajanan Tradisional 1980-an yang Tak Pernah Sepi
Sensasi Singkong Pedas yang Melegenda
Di Gang Tai, terdapat salah satu legenda Kuliner Pasar Jatinegara yang telah eksis sejak 1980-an: Combro Bu Aminah. Meski hanya berupa kios kecil, antreannya dapat mengular terutama saat akhir pekan.
Combro buatannya terkenal karena adonan singkong yang padat dan isian oncom berbumbu pedas gurih. Banyak pelanggan menyukai sensasi cabai rawit yang sering disisipkan di dalamnya, membuat cita rasanya lebih menantang.
Selain combro, tersedia juga jajanan tradisional lain seperti:
- Misro
- Ongol-ongol
- Getuk
- Roti goreng
Harganya sekitar Rp 3.500 per potong, menjadikannya camilan terjangkau yang sulit dilupakan.
Bakmi Lorong – Bakmi Rumahan dari Era 1970-an
Tempat Sederhana dengan Rasa yang Menghangatkan
Jika ingin pengalaman makan bakmi yang benar-benar klasik, Bakmi Lorong adalah pilihan yang tepat. Lokasinya berada di sebuah lorong sempit dekat area Pasar Jatinegara. Tempat duduknya terbatas dan harus berbagi dengan lalu-lalang pengunjung pasar.
Meski begitu, bakminya menjadi favorit sejak 1970-an berkat:
- Pangsit homemade yang lembut
- Kuah kaldu rumahan
- Topping ayam yang gurih
- Tekstur mie yang tidak mudah melempem
Seporsinya dibanderol mulai Rp 25.000, halal, dan masih mempertahankan metode masak tradisional.
Gado-gado Encim – Hidangan Betawi Otentik Berusia 80 Tahun
Saus Kacang Beraroma Klasik
Berlokasi di depan Apotek Berkah Pasar Mester, Gado-gado Encim sudah menjajakan hidangan khas Betawi sejak 1960-an. Meski usia penjualnya kini sekitar 80 tahun, semangatnya dalam meracik bumbu kacang tetap luar biasa.
Keistimewaannya terletak pada:
- Campuran kacang mede dan kacang tanah
- Cabai dan bawang putih yang diulek langsung
- Sayuran segar potong besar
- Porsi mengenyangkan dengan harga sekitar Rp 28.000
Lokasinya berada di Gang Obat yang terhubung ke Gang Janur, cukup mudah ditemukan jika menyusuri area pasar.
Warung Pojok Bu Suro – Masakan Rumahan Sejak 1981
Legenda Pindang Bandeng dan Semur Betawi
Warung sederhana ini berada di Pasar Barat Jatinegara dan sudah menjadi tujuan pelanggan sejak 1981. Kini dikelola generasi kedua, Bu Yaya, yang tetap setia mempertahankan resep keluarga.
Menu favorit pengunjung meliputi:
- Pindang bandeng khas Betawi
- Ayam goreng kampung
- Semur daging
- Sop daging
- Sayur lodeh
Harganya terjangkau, dengan ayam goreng kampung sekitar Rp 35.000. Suasana rumahan membuat pelanggan merasa seperti makan di dapur nenek sendiri.
Jelajahi Kekayaan Rasa Pasar Jatinegara
Kelima Kuliner Pasar Jatinegara di atas hanyalah sebagian kecil dari kekayaan rasa yang tersimpan di sudut-sudut pasar. Jika Anda ingin menikmati makanan otentik Jakarta Timur yang penuh nostalgia, Jatinegara adalah destinasi yang wajib dikunjungi.
Ayo jadwalkan kunjungan kuliner Anda berikutnya dan temukan kelezatan yang sudah bertahan puluhan tahun.