Mencari Kafe Hidden Gem di tengah padatnya Jakarta Pusat memang bukan perkara mudah. Namun justru dari lokasi yang tak terduga, sering kali kita menemukan tempat dengan karakter kuat dan cita rasa yang berkesan. Di kawasan Karet Pasar Baru, tersembunyi sebuah kafe mungil bernama at home yang menawarkan pengalaman berbeda—mulai dari manual brew serius hingga dessert homemade dengan konsep less sugar.
Berada di area basement sebuah bangunan indekos, kafe ini mungkin tak langsung terlihat oleh orang yang melintas. Tetapi justru di situlah letak daya tariknya.
Lokasi Tersembunyi yang Justru Jadi Daya Tarik
Berada di Basement, Bukan di Pinggir Jalan
Berbeda dari kebanyakan kafe yang mengandalkan etalase depan yang mencolok, at home justru bersembunyi di dalam bangunan De 2nd Home, tepatnya di area basement parkir sudut belakang. Meski terdengar tidak biasa, suasana yang dihadirkan terasa hangat dan intim—sesuai namanya, benar-benar seperti di rumah sendiri.
Lokasinya masih berada di Jalan Karet Pasar Baru Barat VII No.2, Tanah Abang, sekitar 200 meter dari Jalan K.H. Mas Mansyur, kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Aksesnya cukup mudah ditemukan melalui Google Maps, meski pengunjung perlu sedikit lebih jeli mengikuti petunjuk arah.
Untuk parkir mobil memang cukup terbatas karena area basement diperuntukkan bagi penghuni indekos. Karena itu, disarankan datang menggunakan transportasi umum atau kendaraan roda dua.
Dessert Homemade dengan Konsep Less Sugar
Manisnya Pas, Tidak Berlebihan
Salah satu daya tarik utama Kafe Hidden Gem ini adalah pilihan dessert rumahan yang dibuat sendiri. Di etalase kaca dekat kasir, berjejer aneka kue dengan tampilan menggoda namun tetap sederhana.
Menu Banofee Tart (Rp 37.000) menjadi salah satu yang patut dicoba. Perpaduan pisang segar, saus dulce de leche, krim lembut, serta dasar biskuit yang renyah menciptakan kombinasi tekstur yang seimbang. Manisnya terasa legit, tetapi tidak membuat enek.
Mocha Chiffon Sando (Rp 36.000) juga menarik perhatian. Chiffon yang lembut dipadukan krim mocha dengan karakter kopi yang cukup dominan. Tingkat kemanisannya dibuat lebih ringan, sehingga cocok untuk penikmat dessert yang tidak menyukai rasa terlalu kuat.
Tiramisu (Rp 39.000) disajikan dalam cup kecil dengan komposisi sponge cake dan mascarpone yang lembut. Ini menjadi menu yang paling manis dibanding lainnya, namun tetap nyaman dinikmati tanpa rasa ‘giung’.
Sementara itu, Basque Cheesecake (Rp 38.000) hadir dengan tekstur padat dan rasa keju yang seimbang. Tambahan pure stroberi di atasnya memberikan sentuhan asam segar yang memperkaya rasa.
Racikan Kopi yang Digarap Serius
Dari Americano Unik hingga Manual Brew Berkualitas
Meski tampil sebagai Kafe Hidden Gem yang estetik, at home tidak sekadar menjual suasana. Racikan kopinya digarap serius.
Menu Leciberrycano (Rp 38.000) memadukan americano dengan sirup leci dan berry. Hasilnya, rasa kopi yang seimbang berpadu dengan sentuhan segar dan manis buah, tanpa menghilangkan karakter aslinya.
Untuk pencinta kopi hitam, pilihan manual brew menjadi highlight tersendiri. Salah satu biji kopi yang digunakan adalah Bali Honey Catur Village dari Fumidai Roasters (Rp 45.000). Diseduh dengan rasio 1:15 menggunakan teknik pour over dan Origami Dripper, kopi ini menghadirkan profil rasa gula merah dan walnut yang dominan, disusul aftertaste orange blossom yang lembut.
Menariknya, karakter rasanya tetap stabil baik saat panas maupun mulai dingin—menunjukkan proses ekstraksi yang presisi.
Pilihan Non Kopi yang Tak Kalah Menarik
Matcha Premium dengan Tekstur Milky
Bagi pengunjung yang tidak mengonsumsi kopi, tersedia Matcha Latte (Rp 37.000) menggunakan matcha premium. Pada tegukan pertama, terasa karakter vegetal yang lembut dengan sentuhan umami tipis. Perpaduan matcha dan susu sapi menghasilkan tekstur milky yang nyaman di lidah, tanpa rasa pahit berlebihan.
Menu ini menjadi alternatif ideal bagi mereka yang ingin menikmati suasana santai tanpa asupan kafein berlebih.
Tempat Sederhana dengan Cita Rasa Serius
Sebagai sebuah Kafe Hidden Gem, at home menawarkan lebih dari sekadar tempat ngopi. Konsep sederhana, dessert less sugar yang dibuat rumahan, serta manual brew yang diracik dengan teknik tepat menjadikannya destinasi menarik bagi pencinta kopi dan pencari suasana tenang di tengah Jakarta.
Jam operasionalnya Selasa hingga Minggu pukul 12.00–19.30 WIB (Senin tutup), dengan kisaran harga Rp 20.000–Rp 50.000. Pembayaran non tunai juga tersedia.
Jika Anda ingin menemukan tempat ngopi yang tidak terlalu ramai namun tetap berkualitas, at home bisa menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan.
Baca Juga Artikel:
PS6 Terancam Mundur Akibat Krisis RAM