Jakarta — Sebuah kejadian panas terjadi di salah satu kafe populer di Malaysia dan langsung menjadi sorotan publik. Seorang wanita yang membeli kopi sangat marah karena menurutnya layanannya lambat, dan barista serta kasir mulai saling melempar kopi.
Video acara ini dibuat dengan cepat dan menjadi sangat populer di TikTok. Rekaman tersebut menunjukkan pertengkaran antara pelanggan dan barista, yang dimulai dari perselisihan kecil, namun menjadi lebih buruk di depan orang lain.
Awalnya pelanggan datang ke salah satu gerai ZUS Coffee dan merasa pelayanan yang diberikan terlalu lambat. Dia memarahi barista itu dengan keras. Berdasarkan pemberitaan media lokal Harus Berbagi Berita (11/11), peringatan tersebut disampaikan dengan kata-kata kasar hingga menyebabkan barista meminta pelanggan untuk meninggalkan toko.
Pelanggan tidak pergi, tapi menjadi semakin kesal. Mengapa saya tidak bisa tinggal di rumah? Mengapa saya tidak bisa tinggal di rumah? Kenapa aku tidak boleh tinggal di rumah?” Katanya dia membayar kopinya di sini! dan membuat meja kasir berantakan. Kopinya tumpah ke tangan barista.
Situasi memanas. Barista tersebut tidak menyetujui permintaan pelanggan tersebut, sehingga ia melemparkan cangkir yang hampir kosong ke arahnya. Orang lain yang melihat apa yang terjadi langsung bereaksi karena tindakan tersebut. Pelanggan tersebut masih marah dan barista melemparkan kantong plastik ke arahnya.
Banyak orang menonton video ini di internet dan mendapat banyak penayangan. Banyak sekali yang menyukai dan mengomentari video yang diunggah di TikTok oleh akun @iml3x7. Akun tersebut memposting video terlebih dahulu.
Banyak orang yang menggunakan internet setuju dengan para pekerja kedai kopi. Beberapa orang menganggap pelanggan bersikap kasar dan tidak peduli dengan kerja keras para pekerja retail yang harus menghadapi banyak stres setiap harinya. Beberapa orang yang menulis komentar mengatakan, “Orang yang bekerja di pelayanan publik juga manusia, bukan sekedar tempat mengungkapkan perasaan.”.
ZUS Coffee meminta maaf atas apa yang terjadi di Facebook pada hari Senin. Dalam pernyataannya, pihak perusahaan menegaskan bahwa mereka telah mengkaji kejadian viral tersebut dan memilih untuk memberikan dukungan penuh kepada karyawannya yang terlibat.
“Bekerja di sektor retail tidak selalu mudah, dan kami yakin tidak ada alasan bagi siapa pun untuk diperlakukan tidak hormat,” tulis ZUS Coffee dalam keterangannya.
Perusahaan juga mengimbau masyarakat untuk tidak membagikan video tersebut atau menyebarkan kebohongan yang dapat memperburuk situasi. Mereka juga ingin masyarakat membantu staf yang masih dalam masa penyembuhan dari peristiwa mengerikan ini.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa kita harus bersikap tenang dan baik hati, terutama di tempat yang banyak orang. Orang-orang yang bekerja di kedai kopi ingin membuat kita bahagia dan melayani kita dengan baik, namun mereka harus melakukannya dengan cepat dan menghadapi perasaan yang berbeda.