xr:d:DAFrlQnV2lc:5,j:5714341906675467350,t:23081608
Di tengah ramainya kafe tematik di Singapura, Lou Shang hadir dengan konsep yang tak biasa. Alih-alih mengusung gaya minimalis modern, tempat ini justru menawarkan suasana seperti “ngumpet di rumah nenek” yang hangat dan penuh kenangan.
Begitu mendengar namanya, rasa penasaran langsung muncul. Bagaimana rasanya menyeruput kopi racikan obat batuk di ruang bernuansa rumah jadul? Atau mencicipi kue tradisional yang tampil lebih modern?
Perpaduan nostalgia dan inovasi inilah yang membuat kafe ini cepat mencuri perhatian.
Konsep Cozy ala Rumah Nenek
Tersembunyi di Prinsep Street
Berlokasi di 38 Prinsep Street, Singapura, Lou Shang menempati bangunan dengan akses yang sedikit tersembunyi. Area lantai dua menjadi ruang utama kafe sekaligus bar.
Jam operasionalnya setiap hari pukul 11.30 hingga 21.30 waktu setempat. Dengan kisaran harga rata-rata sekitar Rp 350.000 per orang, tempat ini menyasar kalangan muda hingga profesional yang ingin bersantai.
Detail Informasi Singkat
- Nama: Lou Shang
- Alamat: 38 Prinsep Street, Singapura
- Telepon: +65 8714 0012
- Tipe Kuliner: Tradisional fusion
- Fasilitas: Makan di tempat, bawa pulang, pembayaran non tunai
Nuansa Jadul yang Menggemaskan
Saat pertama masuk, pengunjung disambut suasana mirip toko kelontong lama. Rak-rak berisi camilan dan mainan era 1990-an menjadi dekorasi yang langsung membangkitkan nostalgia.
Di dalam ruang utama, tralis besi khas rumah lama Asia, termos gantung, hingga kotak bekal jadul memperkuat suasana. Rasanya seperti kembali ke awal tahun 2000-an.
Jadi Destinasi Favorit Sepulang Kerja
Ramai oleh Pekerja Muda
Saat dikunjungi pada malam hari, suasana terasa hidup. Mayoritas pengunjung adalah orang dewasa dan pekerja muda yang datang berkelompok.
Kafe ini memang tak sekadar tempat ngopi. Lou Shang juga memiliki menu cocktail, sehingga cocok untuk melepas penat setelah jam kerja.
Konsep bar yang santai namun tetap hangat membuatnya berbeda dari kafe biasa.
Racikan Kopi yang Tak Biasa
Pandan Kaya Latte yang Harum
Menu pertama yang mencuri perhatian adalah Pandan Kaya Latte. Kombinasi selai kaya, susu, kopi, dan krim pandan menciptakan rasa manis legit yang khas.
Krim pandannya lembut dan aromatik tanpa terasa berlebihan. Perpaduan ini menghadirkan sensasi klasik khas Asia Tenggara dalam balutan minuman modern.
Pei Pa Koa Latte, Kopi “Obat Batuk”
Menu paling unik tentu Pei Pa Koa Latte. Racikan ini menggunakan pei pa koa, minuman herbal yang biasa dikenal sebagai pereda batuk.
Alih-alih sirup manis, campuran herbal ini memberi sensasi hangat di tenggorokan. Rasanya seperti kopi rempah dengan sentuhan herbal yang lembut.
Kopi houseblend yang digunakan terasa seimbang, memadukan pahit khas Robusta dan sedikit acidity ala Arabika.
Kue Tradisional yang Naik Kelas
Onde Indulgence yang Modern
Dessert di sini tak kalah menarik. Onde Indulgence dibuat dari waffle pandan dengan topping nata de coco, sea salt gula melaka gelato, sirup gula melaka, dan kelapa sangrai.
Meski terdengar manis, rasanya justru seimbang antara gurih dan legit. Tekstur lembut waffle berpadu dengan dinginnya gelato menciptakan pengalaman berbeda.
Tutu Kueh Versi Kekinian
Tutu Kueh yang biasanya sederhana tampil lebih modern. Cetakan luarnya berbentuk bunga, ditambah crumble dan kelapa sangrai di bagian atas.
Bagian dalamnya bukan lagi gula merah klasik, melainkan vanilla chiffon cake yang lembut. Inovasi ini membuat rasa lebih ringan dan tidak terlalu manis.
Pendekatan seperti ini menunjukkan bagaimana Lou Shang berani mengolah warisan kuliner menjadi sesuatu yang relevan dengan selera masa kini.
Perpaduan Nostalgia dan Kreativitas
Secara keseluruhan, pengalaman di kafe ini terasa unik. Konsep rumah nenek memberi rasa hangat dan akrab, sementara menu inovatifnya menghadirkan kejutan di setiap gigitan dan tegukan.
Tempat ini cocok bagi pencinta kuliner yang ingin mencoba sesuatu berbeda. Bukan sekadar makan dan minum, tetapi juga menikmati suasana yang membawa kenangan.
Jika Anda sedang berkunjung ke Singapura dan ingin merasakan pengalaman ngopi yang tak biasa, tempat ini layak masuk daftar kunjungan Anda.
Baca Juga Artikel:
Oceanhorn 3 Hadir di Apple Arcade Maret 2026